Sunday, December 13, 2015

Tegangan Listrik Dan Arus Listrik, Apa Definisinya? Apa Pula Perbedaannya?

www.AstroDigi.com AstroDigi.com | Minggu, 13 Des 2015 | Istilah tegangan listrik, arus listrik mungkin bukan istilah yang pertama kali anda dengar. Tapi tahukah anda definisi dan perbedaan antara ketiganya?
Untuk menjelaskan ketiga hal tersebut, saya akan mencoba menggunakan sebuah contoh sederhana dengan benda yang sudah akrab dengan keseharian anda yaitu: Batere & Lampu bohlam kecil (ini biasanya digunakan sebagai lampu senter)

Pada batere biasanya tertera tanda plus (+) berada ada sisi yang ada tonjolannya dan minus (-) pada sisi yang datar. Plus & minus ini adalah kutub kutub batere.



www.AstroDigi.com
Bila kita pasangkan kabel menghubungkan kutub kutub batere dengan lampu seperti pada gambar maka seperti yang kita ketahui hasilnya adalah lampu akan menyala, tetapi apa sebenarnya yang membuat lampu menyala?

www.AstroDigi.com

www.AstroDigi.com

Lampu menyala karena ada arus listrik yang mengalir. Arus listrik mengalir dari kutub (+) menuju ke kutub (-) karena terhubung oleh kabel dan lampu. Lampu yang berada diantara kutub (+) & kutub (-) menjadi media yang terlalui oleh arus listrik.
Apakah setelah bergerak dari kutub (+) dan kemudian sampai ke kutub (-) kemudian arus berhenti? Bila arus berhenti lampu jadi padam dong?

www.AstroDigi.com

Jawabnya: setelah sampai di kutub (-) arus mengalir kembali didalam batere menuju ke kutub (+). Mengapa arus listrik bisa bergerak dari kutub (-) menuju kutub (+) didalam batere?
Jawabnya: Karena ada TEGANGAN LISTRIK!
Tegangan listrik ini bagaikan sebuah mesin atau pompa yang mendorong arus listrik agar terus mengalir.

www.AstroDigi.com

Mari kita gunakan sebuah analogi untuk menggambarkan bagaimana hubungan antara TEGANGAN LISTRIK dan ARUS LISTRIK. Saya akan gambarkan skema aliran air pada sebuah air mancur, perhatikan gambar berikut:

www.AstroDigi.com

Air mengalir dari dasar wadah air mancur menuju pompa. Pompa mendorong air agar mengalir menuju ke pancuran air, air yang jatuh kemudian tertampung di wadah air mancur untuk selanjutnya dipompa kembali menuju pancuran, demikian seterusnya. Nah ...... pompa pada aliran air ini adalah ibarat tegangan pada aliran arus listrik.

Bila pompa mendorong makin kuat apa yang terjadi pada hasil pancurannya? Ya ...... air di pancuran akan terdorong makin kuat dan air pancuran akan memancur makin tinggi. Hal yang sama juga terjadi pada rangkaian batere dan lampu tadi, makin besar tegangan pada batere maka akan berakibat makin kuatnya aliran arus listrik, apakah kemudian berakibat pada lampu? Ya! Tentu saja! Makin kuat arus listrik mengalir melaluinya maka makin terang cahaya yang dihasilkannya.

Jadi mana yang lebih dahulu ada, TEGANGAN listrik atau ARUS listrik lebih dulu? Ya ....  Tegangan listrik harus ada lebih dahulu, tanpa adanya tegangan tidak akan ada arus listrik yang mengalir, tidak akan ada lampu yang menyala.
Jadi kalau kita melihat ada analogi pompa pada air mancur tadi, tanpa adanya dorongan pada pompa maka tidak akan ada air mengalir, tidak akan ada pancuran air.

Baiklah .. dari penjelasan diatas, semoga pembaca yang semula awam dengan perbedaan antara Arus Listrik dan Tegangan Listrik, dapat menjadi paham dan jelas.
Akhir kata, selamat beraktifitas .. have a nice day :- )

 www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

Comments :

0 comments to “Tegangan Listrik Dan Arus Listrik, Apa Definisinya? Apa Pula Perbedaannya?”


Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...