Sunday, March 20, 2016

Mengatur Setting POWER OPTIONS Pada OS Windows

www.AstroDigi.com AstroDigi.com | Minggu, 20 Mar 2016 | Saat ini penggunaan komputer dalam bentuk laptop/ netbook/ notebook yang mudah dijinjing lebih diminati dibandingkan dengan penggunaan komputer desktop dengan CPU besar berat dan memang tidak dibuat untuk ditenteng kesana kemari.

Salah satu komponen penting dari komputer jinjing ini adalah baterai, tanpa adanya baterai maka kepraktisan dari komputer tersebut akan berkurang. Untuk mempermudah pengguna dalam memonitor kondisi baterai, OS Windows menyertakan fitur Battery Monitor yang pengaturannya bisa anda atur sendiri agar sesuai dengan kebutuhan anda.

Untuk mengatur setting pada Battery Monitor, cara termudah adalah tekan tombol windows + X dan pilih Power Options, atau bila pada keyboard anda tidak terseda tombol windows maka arahkan kursor dari mouse anda ke icon baterai yang berada di pojok kanan bawah dari Windows Toolbar. Klik kanan dan pilih “Power Options”.

Berikut ini adalah saran untuk setting yang menghemat baterai anda:

  1. Pilih “Power Saver” karena secara default, setting dari power saver ini memang ditujukan agar penggunaan daya pada baterai menjadi lebih hemat.
  2. Klik “Change Plan Settings”. Bila anda tidak suka layar komputer anda meredup saat baterai tidak sedang diisi maka atur setting dari Brightness pada posisi maksimal.
  3. Klik (Change Advance Power Settings). Pilih Battery > Low Battery Level >  On Battery, atur nilainya pada 20%. Bila bagi anda keselamatan data anda adalah segalanya maka lanjutkan dengan pilih Low Battery Action > On Battery, atur pada pilihan Sleep. Dengan pilihan ini maka setiap kali baterai sudah terlalu rendah, maka komputer akan menuju kondisi Sleep atau Stand By, dimana semua pekerjaan akan dijaga oleh komputer berada pada posisi dimana baterai tersebut mulai menurun hingga 20% (sesuai setting). Sehingga anda tidak akan terlupa untuk segera menghubungkan komputer ke charger dan menyimpan pekerjaan yang tertunda pada saat komputer “Sleep” tadi. Tanpa menghubungkan ke charger sebenarnya setelah kondisi Sleep, komputer bisa dinyalakan kembali, karena komputer masih bisa menyala setelah kondisi Sleep tercapai, sehingga apabila diperlukan untuk meng-copy data atau menyimpan file, hal tersebut masih dimungkinkan.
  4. Pilih Critical Battery Action > On Battery, atur pada pilihan “Hibernate”. Dengan pilihan ini maka komputer yang dalam keadaan Sleep akan menyimpan semua data yang ada dan menuju ke kondisi Hibernate. Pada komputer tertentu yang tidak mendukung Hibernate, abaikan saja langkah ke 4 ini.
Pada Power Option juga terdapat setting untuk Reserve Battery Level. Reserve adalah kondisi dimana baterai sudah berada dibawah “Low Level”, indikator Reserve Battery Level tidak akan berguna apabila pilihan Low Battery Action adalah “Sleep”, karena dalam keadaan itu layar mati, sehingga tidak ada tampilan apapun yang bisa dilihat.

Demikian saran dari setting untuk Power Options, untuk mempermudah anda dalam menjaga keselamatan data dan keawetan penggunaan daya baterai anda. Selamat mencoba :-)

 www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

Comments :

0 comments to “Mengatur Setting POWER OPTIONS Pada OS Windows”


Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...