Friday, January 20, 2017

Pilih POP Atau IMAP Untuk Setting Penerimaan Email Kita?

www.AstroDigi.com AstroDigi.com | Jumat, 20 Jan 2017 | Semua aplikasi email client, atau aplikasi untuk mengelola email, baik untuk menerima email yang masuk atau mengirimkan email keluar membebaskan usernya untuk memilih mode penerimaan emailnya, yaitu menerima secara POP (Post Office Protocol) atau IMAP (Internet Message Access Protocol). Apa sih perbedaan antara POP dan IMAP?

Mengatur penerimaan email dari POP server berarti menjadikan mailbox (wadah atau folder penerimaan email) user akan menerima surat dalam wadah atau folder yang bisa diatur sendiri dan boleh berbeda dengan susunan wadah atau folder di server email pada account yang dimiliki oleh user tersebut. Apapun yang dilakukan oleh user terhadap folder-folder atau pada email-email yang sudah diterima, tidak akan berpengaruh pada server.

Jadi pada setting penerimaan secara POP, bila user menghapus email yang ada pada folder penampung emailnya, atau bahkan menghapus foldernya sekalipun tidak akan menghapus email yang ada pada server. Demikian juga bila user membuat subfolder baru di folder Inbox (penerimaan email), tidak akan menambahkan subfolder pada Inbox yang ada di server POP. Namun khusus untuk penghapusan email, pada aplikasi email client seringkali terdapat fasilitas untuk menghapus email yang ada di server apabila email yang ada di Inbox lokal dihapus. Hal ini tentunya untuk membuang email-email yang sudah tidak diperlukan lagi, sehingga ruang penyimpanan server tidak menjadi penuh.

Berbeda dengan setting penerimaan secara IMAP, setting email secara IMAP membuat seluruh wadah atau folder penerimaan email merupakan "mirror" (duplikat) dari wadah atau folder penyimpanan email yang ada di server. Setiap manipulasi folder, seperti mengganti nama, menghapus, dan menambah folder akan berakibat sama pada sisi servernya. Jadi bila folder di sisi penerimaan diganti nama, maka folder di sisi server juga akan berubah namanya. Penambahan sub folder misalnya, disisi penerimaan akan membuat folder di sisi server juga bertambah.

Demikian juga dengan email-email yang tersimpan didalam Inbox ataupun folder lainnya (Sent, Junk, Trash, dan lain sebagainya) di sisi server, akan termanipulasi sesuai dengan manipulasi email yang terjadi disisi penerimaan. Email yang dipindahkan ke folder lain di sisi penerimaan akan berpindah juga di sisi servernya.

Setting POP atau IMAP biasanya hanya memiliki sedikit perbedaan saja dari alamat email di bagian penerimaan (receiveing) saja. Setting untuk server di bagian pengiriman email (SMTP), tidak berubah, apapun mode penerimaan yang dipilih oleh user. Jadi yang berbeda hanyalah setting server di bagian penerimaan.

Saya ambil contoh setting server dari 2 penyedia email terbesar di dunia yaitu Gmail dan YahooMail.
Setting POP untuk Gmail adalah sebagai berikut:
POP server    : pop.gmail.com
Security    : SSL/TLS
Port        : 993
--------
SMTP server    : smtp.gmail.com
Security    : SSL/TLS
Port        : 465
--------

Sedangkan setting IMAP untuk Gmail adalah:
IMAP server    : imap.gmail.com
Security    : SSL/TLS
Port        : 993
--------
SMTP server    : smtp.gmail.com
Security    : SSL/TLS
Port        : 465
--------

Setting POP untuk YahooMail adalah sebagai berikut:
POP server    : pop.mail.yahoo.com
Security    : SSL/TLS
Port        : 993
--------
SMTP server    : smtp.mail.yahoo.com
Security    : SSL/TLS
Port        : 465
--------

Sedangkan setting IMAP untuk YahooMail adalah:
IMAP server    : imap.mail.yahoo.com
Security    : SSL/TLS
Port        : 993
--------
SMTP server    : smtp.mail.yahoo.com
Security    : SSL/TLS
Port        : 465
--------

Bila pembaca melihat perbedaan setting dari POP dan IMAP diatas, tentu bisa melihat bahwa perbedaannya hanya sedikit saja dari kedua setting penerimaan tersebut.
Mungkin ada pembaca yang bertanya dalam hati. "dari kedua setting ini mana yang sebaiknya dipilih?"

Jawabannya tergantung kepada kebiasaan anda, kalau anda tergolong user yang suka dengan email yang tertata rapih dengan belasan sampai puluhan folder didalamnya, plus kadang ada email yang seringkali terhapus tanpa sengaja, sebaiknya anda memilih setting penerimaan secara POP.

Namun bisa anda tergolong user yang menyukai tampilan folder di smartphone dan di aplikasi email client di komputer anda terlihat sama, dan tidak terlalu khawatir dengan email yang terhapus secara tidak sengaja, maka pilihan IMAP cocok untuk anda. Perlu anda ketahui bahwa email yang terhapus tidak langsung hilang dari wadahnya. Email yang terhapus hanya terpindahkan ke folder "Trash", yang biasanya isinya akan dihapus bila ada email didalam folder tersebut sudah cukup lama (biasanya yang tanggal penerimaannya 20 atau 30 hari dari tanggal saat ini, perbedaan jangka waktu penghapusan, tergantung pada kebijakan pemilik server atau setting pada aplikasi email client).

Saya pribadi lebih menyukai penerimaan email secara IMAP. Karena sesuai dengan kriteria yang saya jelaskan tadi saya menyukai tampilan folder-folder di server sinkron dengan di komputer lokal saya.
Akhir kata, semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian .. selamat beraktifitas .. Have a nice day :-)

 www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

Comments :

0 comments to “Pilih POP Atau IMAP Untuk Setting Penerimaan Email Kita?”


Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...