Thursday, October 8, 2009

Misteri Dibalik Kematian Mata Hari – Part 1




Gambar diambil dari: http://girlspy.files.wordpress.com

Mata Hari adalah wanita yang dieksekusi mati oleh Perancis, karena dituduh melakukan kegiatan mata-mata, kebenaran tuduhan tersebut hingga kini masih kabur dan menjadi misteri. Wajahnya yang mirip dengan patung dewi Venus, dianggap sangat mempesona pada masanya.

Terlahir dengan nama Margaretha Geertruida Zelle, lahir di Leeuwarden, Friesland di Belanda, anak tertua dari empat anak-anak Adam Zelle, seorang Belanda dan Antje van der Meulen, yang berdarah Jawa.
Ayahnya memiliki sebuah toko topi, investor kaya yang sukses dalam industri minyak. Namun, ayah Margaretha kemudian bangkrut pada tahun 1889, orangtuanya bercerai segera setelah itu, dan ibu Margaretha meninggal dunia pada tahun 1891.

Ayahnya menikah lagi di Amsterdam pada 9 Februari 1893 dengan Susanna Catharina, pernikahan ini tidak dikaruniai anak.
Margaretha kemudian tinggal di rumah pamannya di Den Haag.
Pada usia 18, ia Margaretha menikah dengan perwira Angkatan Darat Kolonial Belanda Rudolf John MacLeod, di Amsterdam pada tanggal 11 Juli, 1895. Ia adalah putra dari Yohanes Brienen MacLeod dan Dina Louisa Frijherrine Sweerts de Landas. Mereka pindah ke Jawa di Hindia Belanda (Indonesia) dan memiliki dua anak, Norman-John (30 Januari 1897, Amsterdam - 27 Juni 1899) dan Jeanne-Louise (2 Mei 1898, Jawa - 10 Agustus 1919).

MacLeod adalah seorang pemabuk yang seringkali menumpahkan kekesalan dan frustrasinya pada istrinya, MacLeod juga secara terang-terangan, seringkali melakukan perselingkuhan dan kemudian menikahi seorang selir. Margaretha yang kecewa meninggalkannya dan menjalin hubungan dengan Van Rheedes, perwira Belanda lain. Selama berbulan-bulan tinggal di Indonesia, ia mengamati tradisi Indonesia secara intensif, bergabung dengan sebuah sanggar tari lokal. Pada tahun 1897, ia tampil dengan nama: Mata Hari, yang dirasanya lebih artistik.

Pada tahun 1903, Margaretha pindah ke Paris, di mana ia tampil sebagai penunggang kuda sirkus, dengan menggunakan nama Lady MacLeod. Berjuang untuk mencari nafkah, ia juga berpose sebagai model artis.
Pada 1905, ia mulai tenar sebagai penari eksotis. Saat itulah ia mengadopsi kembali nama panggung Mata Hari. Gabriel Astruc menjadi agennya.
Dia seringkali berpose sebagai putri Jawa kelahiran imam Hindu, dan tampil layaknya seseorang yang telah tenggelam dalam seni tari suci India sejak kecil.

Mata Hari juga penjaja cinta yang sukses, karena penampilan sensual dan erotisnya. Dia punya hubungan dengan para petinggi militer, politisi, dan lain-lain dalam posisi berpengaruh di banyak negara, termasuk putra mahkota Jerman, yang bersedia membayar gaya hidup mewah untuknya.
Hubungannya dan hubungan dengan orang-orang berkuasa sering membawanya melintasi perbatasan internasional. Sebelum Perang Dunia I, ia umumnya dipandang sebagai seorang seniman dan bohemian berjiwa bebas, tapi saat perang makin dekat, dia mulai dipandang oleh sebagian orang sebagai wanita nakal dan sembarangan.

Kisah hidup Mata Hari yang dramatis, difilmkan dengan Greta Garbo berperan sebagai Mata Hari, cuplikannya dapat anda saksikan pada video berikut:



Bersambung . . .

www.AstroDigi.com ( Nino Guevara Ruwano )

Comments :

0 comments to “Misteri Dibalik Kematian Mata Hari – Part 1”


Post a Comment