Monday, February 5, 2018

Ikan Paus Narwhal, Jenis Ikan Paus Bertanduk Yang Sudah Semakin Langka Yang Hidup Di Perairan Dingin Kutub Utara

www.AstroDigi.com AstroDigi.com | Senin, 05 Feb 2018 | Ikan paus NARWHAL ini bila dilihat sekilas mirip seperti ikan dari negeri dongeng, karena tidak seperti halnya ikan paus lainnya, ikan paus Narwhal ini memiliki tanduk yang memiliki ukiran berbentuk ulir di kepalanya, dengan tubuh dipenuhi dengan totol (bercak bulat) yang unik.

Habitat ikan paus ini juga berbeda dengan habitat ikan paus jenis lainnya, ikan paus Narwhal menghabiskan hidupnya di perairan dingin di wilayah Canada, Norwegia, dan juga Rusia, yang perbatasan negaranya mencakup wilayah perairan di kutub utara.







Dan yang lebih menyedihkan lagi, ada juga manusia yang menangkap ikan paus Narwhal yang masih belum dewasa, dengan tubuh yang masih belum cukup besar ikan ini ditangkap untuk diawetkan secara utuh, dan kemudian dijual dengan harga mahal kepada kolektor. Nelayan lokal (biasanya dari suku Inuit) cenderung menangkap ikan paus Narwhal yang memiliki tanduk yang panjang.

Meski sangat langka, kadangkala ditemukan ikan paus Narwhal yang memiliki 2 buah tanduk sekaligus dikepala mereka. Dan uniknya tanduk kembar ini memiliki ulir dengan arah yang sama. Tanduk ini sebenarnya adalah bagian dari gigi mereka yang tumbuh menembus lapisan bibir bagian atas mereka.

Seekor ikan paus Narwhal dewasa dapat tumbuh hingga mencapai panjang tubuh hingga 5,5 meter, dengan tanduk yang dapat tumbuh hingga 3 meter. Sehingga panjang total dari ujung tanduk hingga ekor dapat mencapai 8,5 meter. Dengan bobot tubuh yang dapat mencapai 1,6 ton.

Sama seperti ikan paus lainnya, ikan ini berkomunikasi satu sama lainnya dengan suara unik yang terdengar seperti suara "klik" berulang, kadang mirip ketukan dan kadang mirip seperti suara siulan. Dan mirip seperti manusia, setiap ikan memiliki warna suara yang berbeda, sehingga setiap ikan dapat saling mengenali "identitas" teman mereka, berdasarkan suaranya.

Ikan ini dapat hidup hingga usia 50 tahun. Populasi ikan dengan nama latin Monodon Monoceros, saat ini diperkirakan kurang dari 50.000 ekor saja di dunia. Manusia (seperti biasa) adalah penyebab terbesar dari penurunan drastis dari populasi ikan jenis ini.

Ikan paus ini banyak diburu oleh nelayan untuk diambil dagingnya, dan juga diambil tanduknya yang unik. Itulah sebabnya balai konservasi dunia menetapkan ikan paus Narwhal sebagai hewan yang dilindungi.

Karena hidup dilingkungan dingin, banyak juga didapati ikan paus Narwhal yang tewas karena terperangkap dibawah lapisan es yang terlalu tebal untuk mereka pecahkan dengan tanduk di kepala mereka. Karena seperti halnya ikan paus jenis lainnya, mereka bernafas dengan paru-paru, dan tidak memiliki insang, sehingga harus menghirup udara dari permukaan air untuk bernafas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanduk yang berada di kepala ikan paus Narwhal, bukanlah senjata andalan mereka untuk berburu, tanduk tersebut memiliki syaraf yang cukup peka untuk mendeteksi suhu perairan dimana mereka tinggal, dan juga menjadi semacam radar untuk mendeteksi keberadaan ikan-ikan kecil yang biasanya menjadi santapan mereka.

 www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

Comments :

0 comments to “Ikan Paus Narwhal, Jenis Ikan Paus Bertanduk Yang Sudah Semakin Langka Yang Hidup Di Perairan Dingin Kutub Utara”


Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...