Monday, May 1, 2017

Mematikan Antivirus Saat Melakukan "Copy" Atau "Move" Data Berukuran Besar

www.AstroDigi.com AstroDigi.com | Senin, 1 Mei 2017 | Setelah pemakaian dalam periode yang cukup lama biasanya hard disk menjadi penuh dan seringkali masih ditambah pula dengan lokasi penempatan file yang kurang rapih, sehingga pada saat sebuah file dibutuhkan pencariannya tidak bisa cepat.

Pada kasus yang saya alami biasanya saya melakukan back-up data atau kadang saya juga lakukan pemindahan file kedalam  HDD (hard disk drive) eksternal. Untuk file yang masih sering saya pergunakan saya lakukan peng-copy-an ke HDD eksternal, sehingga ada back-up (penyimpanan cadangan) data, namun file aslinya masih ada dikomputer. Sedangkan untuk file-file yang sudah jarang saya pergunakan maka saya lakukan "data moving" (pemindahan data), sehingga file yang sama tidak ada lagi di komputer, sehingga ruang penyimpanan menjadi lebih lega.

Pada saat memindahkan data yang total ukurannya sangat besar biasanya waktu yang diperlukan menjadi sangat lama, salah satu cara untuk mempercepat perpindahan data adalah dengan mematikan (me-non-aktif-kan) anti virus. Namun mematikan antivirus harus dilakukan dengan cara yang benar, agar komputer tetap terbebas dari serangan virus, karena bukan tidak mungkin diantara sekian ribu file yang dipindahkan ternyata terselip satu atau beberapa file yang mengandung virus.

Berikut ini langkah-langkah untuk mematikan aplikasi antivirus saat melakukan copy atau move pada data berukuran besar:
1. Bila copy/move akan dilakukan pada external storage (media penyimpanan eksternal), seperti USB flash disk atau External HDD, maka koneksikan external storage tersebut sebelum antivirus dimatikan, sehingga apabila terdapat viru pada external storage maka aplikasi antivirus akan membersihkan lebih dahulu sebelum proses copy/move dilakukan.
2. Bila tidak terlalu terburu-buru, sebaiknya lakukan fast scanning pada file-file yang akan di-copy/move sebelumnya.
3. Matikan aplikasi antivirus, biasanya terdapat "notification icon" di pojok kanan bawah menu-bar, berdekatan dengan lokasi dimana menu menampilkan tanggal dan jam dalam bentuk text. Klik kanan icon antivirus dan kemudian klik pilihan "exit" atau perintah apapun yang setara dengan perintah untuk keluar dari aplikasi. Meski setiap antivirus caranya sedikit berbeda, namun praktis cara untuk mematikannya mirip.
4. Instal aplikasi antivirus ringan, dalam hal ini saya rekomendasikan aplikasi antivirus buatan anak bangsa yang terbukti cukup ampuh, yaitu SMADAV. Aplikasi ini bisa di-download secara gratis di: http://smadav.net
5. Lakukan copy/move seperti biasa.
6. Aktifkan kembali antivirus setelah proses copy/move lengkap. Aplikasi antivirus SMADAV boleh anda pertahankan sebagai antivirus pendamping, namun bila anda cukup yakin dengan satu antivirus saja, anda bisa melakukan "uninstal" pada aplikasi SMADAV tersebut.

Dengan mematikan antivirus biasanya saya mendapatkan kecepatan kerja yang 2x hingga 8x lebih cepat dibandingkan melakukan copy/move tanpa mematikan antivirus.
Selamat mencoba :-)

 www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

Comments :

0 comments to “Mematikan Antivirus Saat Melakukan "Copy" Atau "Move" Data Berukuran Besar”


Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...