Sunday, April 16, 2017

9 Komponen Utama Dalam Kerangka Rencana Bisnis

www.AstroDigi.com AstroDigi.com | Minggu, 16 Apr 2017 | Pada saat memulai bisnis atau pada saat melakukan pembenahan terhadap sebuah bisnis yang dirasa memiliki tingkat pertumbuhan yang lambat atau justru merugi, akan diperlukan pembuatan sebuah rencana bisnis.

Pepatah dari barat berkata “If you fail to plan, you plan to fail” yang artinya adalah: apabila anda gagal dalam menyusun rencana, berarti anda berencana untuk gagal. Pepatah ini digunakan oleh para pakar bisnis untuk menunjukkan seberapa pentingnya sebuah rencana.

Berikut ini adalah 9 komponen utama yang harus dituangkan kedalam rencana bisnis:
1.    Pembukaan, ini isinya berupa perkenalan diri atau bila rencana bisnis ini dibuat untuk sebuah bisnis yang sudah berjalan maka tambahkan dengan perkenalan perusahaan.

2.    Tujuan bisnis, tuangkan untuk apa bisnis ini dibuat dan hendak dijalankan, selalu tuangkan tujuan bisnis ini dalam 3 kurun waktu yaitu:
2.1.    Tujuan jangka pendek, yaitu tujuan bisnis untuk setahun pertama
2.2.    Tujuan jangka menengah, yaitu tujuan bisnis setelah melewati setahun pertama hingga mencapai 5 tahun pertama
2.3.    Tujuan jangka panjang. Yaitu tujuan bisnis setelah melewati 5 tahun pertama hingga mencapai 10 tahun pertama dalam tahapan bisnis sejak dibangun atau sejak dilakukan pembenahan.

3.    Uraian bisnis, pada bagian ini semua hal tentang bisnis harus dijelaskan secara rinci, apa yang dilakukan dalam berbisnis.
3.1.    Dalam sehari bisnis ini berlangsung selama berapa jam, misalnya anda membuka toko, maka jelaskan jam berapa sampai jam berapa toko buka.
3.2.    Tipe customer yang dituju oleh bisnis yang sedang dibangun atau dibenahi. Misalnya anda membuka bisnis lembaga bimbingan belajar maka customernya harus dijelaskan apakah siswa SD, SMP, SMA atau umum.
3.3.    Cakupan area bisnis, harus dijelaskan wilayah mana saja yang dijadikan target bisnis.

4.    SWOT Analisys. SWOT adalah singkatan dari Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats
4.1.    Strengths (Kekuatan), jelaskan apa saja keunggulan dari bisnis ini
4.2.    Weakness (Kelemahan), jelaskan apa saja factor kekurangan dari bisnis ini.
4.3.    Opportunities (Peluang), jelaskan peluang apa saja yang dapat diraih bila bisnis ini dijalankan saat sekarang.
4.4.    Threats (Kendala), jelaskan kendala apa saja yang harus dihadapi oleh bisnis ini.

5.    Daftar produk yang akan dijual, secara rinci jelaskan barang atau jasa apa yang akan ditawarkan oleh bisnis ini kepada para customer-nya nanti.
6.    Lokasi bisnis, jelaskan alasan pemilihan lokasi bisnis, jelaskan pula kelebihan dan kekurangan dari pemilihan lokasi bisnis ini.
7.    Detail SDM (Sumber Daya Manusia), jelaskan berapa pegawai yang akan dipekerjakan, apa saja fungsinya dan berapa biaya total yang harus dikeluarkan untuk mempekerjakan mereka.
8.    Perhitungan BEP dan ROI. BEP (Break Even Analisys) adalah saat dimana bisnis ini tidak lagi perlu suntikan dana. ROI (Return of Investment) adalah saat dimana modal yang sudah dikeluarkan dapat kembali diterima oleh investor.
9.    Penutupan, ini isinya berupa kesimpulan dan ucapan terima kasih kepada para calon investor dan juga kepada seluruh anggota team yang nantinya akan terlibat dalam pembangunan bisnis atau pembenahan bisnis.

Demikanlah “sharing” singkat saya hari ini, mengenai komponen apa saja yang harus dituangkan dalam pembuatan sebuah rencana bisnis (business plan). Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian, selamat beraktifitas .. have a nice day :-)

 www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

Comments :

0 comments to “9 Komponen Utama Dalam Kerangka Rencana Bisnis”


Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...