Sunday, November 29, 2015

Misteri Penemuan Wanita Purba Yang Ditangkap Hidup-Hidup Di Rusia

www.AstroDigi.com AstroDigi.com | Minggu, 29 Nov 2015 | Pada tahun 1850 di sekelompok pemburu lokal wilayah Georgia, Rusia menemukan sebuah temuan luar biasa yang kelak kemudian menjadi misteri yang sampai saat ini belum terungkap.
Saat mereka berburu di dalam hutan mereka menemukan seorang wanita muda yang penampilan fisiknya lebih menyerupai kera dibandingkan manusia.

Wanita muda ini, berpenampilan layaknya manusia purba, ia memiliki bulu yang tebal layaknya kera, kulit lengan dan kakinya lebih tebal dibandingkan kulit manusia biasa. Dan saat bertemu dengan sekelompok pemburu ini sikapnya menjadi galak dan menyerang mereka, namun dengan kerjasama yang solid para pemburu berpengalaman ini berhasil menangkap wanita misterius ini hidup-hidup.
www.AstroDigi.com
Para pemburu itu kemudian membawa wanita purba ini ke desa terdekat dari wilayah penangkapan mereka yaitu di wilayah pegunungan T'Khina yang lokasinya benar-benar terpencil dan jauh dari perkotaan. Kota terdekat dari desa tersebut adalah kota Suhumi yang jaraknya masih limapuluh mil dari desa tersebut.

Sang wanita purba tersebut kemudian diserah terimakan kepada salah seorang tetua desa itu yang bernama Edgi Genaba. Karena perangai sang wanita purba yang masih galak terhadap siapapun yang mendekatinya, maka seperti halnya hewan buas, wanita purba ini dimasukkan kedalam penjara khusus yang lebih mirip kandang hewan dibandingkan kamar untuk manusia.

Orang-orang desa biasanya memberikan makanan dengan cara melemparkan makanan atau memberikan makanan tersebut lewat galah yang cukup panjang, karena tidak ada yang berani mendekati sang wanita purba yang masih buas tersebut. Namun seiring dengan berjalannya waktu, dan semakin seringnya sang wanita purba tersebut berinteraksi dengan manusia maka perlahan-lahan ia pun mulai menjadi jinak dan bisa didekati dan disentuh.

Setelah tiga tahun dikurung didalam kandang, Edgi Genaba mengeluarkannya dari kandang namun masih merantainya untuk sementara waktu dihalaman rumahnya. Baru beberapa bulan kemudian setelah sifat buasnya hilang dan tidak tampak tanda-tanda bahwa ia akan menyerang atau menerkam orang-orang yang mendekat maka ia dibiarkan bebas.

Sifat sang wanita purba ini masih seperti halnya hewan peliharaan, meski dilepaskan, ia tidak pernah pergi jauh dari gubuk kecil tempat ia tidur. Orang-orang desa mengajarinya pekerjaan-pekerjaan ringan untuk membuat sang wanita purba ini yang kemudian diberi nama ZANA ini agar bisa lebih interaktif dan lebih beradab.

Meski Zana sudah mampu lebih membaur kepada masyarakat desa namun tidak pernah sekalipun ia mampu menirukan cara orang-orang sekitarnya berbicara. Ia hanya bisa menggeram, mendengus dan melolong saja layaknya hewan. Meski sudah cukup jinak namun Zana masih suka menggigit bila marah, sehingga banyak orang desa yang tidak berani mendekatinya.

Satu-satunya orang yang mampu mengontrol dan menjinakkannya adalah orang yang dianggap ”tuan”nya yaitu Edgi Genaba sang tetua desa. Bila Edgi marah dan berteriak, maka teriakannya bisa membuat Zana ketakutan dan akan menuruti perintah Edgi, seperti layaknya hewan peliharaan dan tuannya.

Zana mempunyai fisik dengan kekuatan diatas wanita biasa, ia mampu berlari kencang untuk mengejar kuda, dan mampu mengangkat beban seberat seorang manusia hanya dengan satu tangan saja. Zana tidak suka berpakaian, setiap kali diberikan pakaian, ia selalu merobek-robeknya, karena merasa panas apabila mengenakannya. Fisiknya yang luar biasa ditambah dengan bulu-bulu ditubuhnya, membuatnya tahan terhadap udara dingin, bahkan pada saat musim dingin sekalipun.

Zana mampu memanjat pohon lebih cepat dari manusia biasa. Ia sangat menyukai buah-buahan terutama anggur. Dan ia juga menyukai anggur yang sudah diolah menjadi minuman keras juga, ia bahkan senang meminum anggur hingga mabuk dan tidak sadarkan diri.

Seringnya mabuk sampai pingsan inilah yang membuat beberapa pria desa yang ”kurang waras” (dan tidak mampu mengendalikan nafsu durjananya) kemudian menggauli Zana saat tidak sadarkan diri tersebut.  Dan menurut rumor yang beredar salah seorang yang pernah menggauli Zana adalah Edgi Genaba sendiri sang ”tuan” dari Zana.

Tidak dijelaskan berapa kali Zana hamil dan melahirkan, yang jelas hanya satu dari sekian anaknya yang bertahan hidup yang kemudian diberi nama KHWIT.
Zana mampu melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain, namun sayangnya naluri purbanya selalu membuatnya secara otomatis membawa sang bayi kesungai untuk dimandikan. Tubuh bayi yang lemah dan rentan membuatnya bayi tersebut tewas akibatnya dinginnya air sungai dan udara sekitarnya.
Namun beberapa bayi yang bertahan juga tidak lama kemudian meninggal. Banyak teori kemudian memperkirakan karena gen Zana yang masih purba tidak cocok dengan gen manusia yang lebih modern.

Khwit yang berhasil bertahan hidup dibesarkan oleh beberapa keluarga desa secara bergantian, dan kemudian mampu tumbuh dan berkembang seperti halnya manusia modern. Zana meninggal pada tahun 1890, dan anaknya Khwit yang bertahan sampai dewasa meninggal pada tahun 1954. Khwit hidup normal seperti manusia modern.

Makam Zana sampai sekarang tidak ada catatan yang menyebutkan dimana lokasi jelasnya. Sehingga penelitian tentang bagaimana seorang manusia purba yang seharusnya sudah berevolusi berabad-abad sebelumnya masih eksis pada jaman modern, hanya menjadi misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini.

Para antropolog Rusia hanya bisa mendapatkan kerangka dari makan Khwit putra Zana satu-satunya yang bertahan hingga dewasa. Meski mempunyai ayah manusia modern, namun kerangka tubuh dan tengkorak Khwit mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda dengan manusia biasa. Ukuran kerangka dan tengkorak Khwit lebih besar satu setengah kali dan manusia pada umumnya.

Keberadaan Zana memang menyisakan pertanyaan, apakah sesungguhnya dialam yang masih liar disana masih ada sekelompok masyarakat purba yang masih bertahan hidup dan belum berevolusi seperti manusia modern generasi saat ini. Misteri dari Tuhan dan alam semesta yang diciptakannya .. bagaimana menurut anda??

 www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...