Thursday, November 26, 2015

Ben Underwood, Dare Devil Dalam Kehidupan Nyata,Yang Luar Biasa

www.AstroDigi.com AstroDigi.com | Kamis, 26 Nov 2015 | Adakah diantara pembaca artikel ini yang tahu tokoh Dare Devil? Tokoh komik Marvel yang sempat diangkat ke layar lebar, salah satu pemerannya yang paling populer adalah Ben Afflect.
Dare Devil bernama asli Matt Murdock, adalah seorang pengacara buta yang memiliki keahlian beladiri hebat. Meski buta ia mempunyai kemampuan "melihat object" lewat visualisasi yang ditampilkan dari vibrasi suara disekitarnya.

Dalam kehidupan nyata ternyata ada juga beberapa manusia yang mempunyai kemampuan semacam ini. Kemampuan ini disebut "echo location". Seperti kelelawar para manusia yang mempunyai kemampuan EL (echo location) ini juga mengeluarkan suara dari mulutnya yang kemudian hasil pantulan suaranya akan membentuk visualisasi di otaknya.
www.AstroDigi.com www.AstroDigi.com www.AstroDigi.com
Seorang buta dengan kemampuan EL, menjalani hari-harinya seperti layaknya orang normal yang mampu melihat saja. Salah satu orang yang mempunyai bakat EL adalah Ben Underwood. Kemampuan EL Ben Underwood sedemikian luar biasa dan merupakan bakat yang sudah ia tunjukkan sejak balita.

Ben Underwood mengalami kebutaan sejak usia 2 tahun akibat dari kanker retina yang ia derita. Berbeda dengan anak balita lainnya sejak usia 3 tahun, Ben tidak terpuruk dalam kegelapan, ia langsung menunjukkan kemampuan EL-nya pada usia 3 tahun. Bila kelelawar meneriakkan suara berfrekuensi ultrasonik untuk membuatnya mampu "melihat object" lewat pantulan suara yang diterima balik oleh telinganya, Ben mengeluarkan suara decak-decak unik lewat mulutnya dengan mempermainkan lidahnya, dan seperti halnya manusia dengan kemampuan EL lainnya pantulan suara dari hasil decakannya inilah yang membuatnya mampu mendapatkan visualisasi object.

Dengan kemampuan EL-nya yang luarbiasa, Ben dapat bergaul dan bermain dengan anak-anak normal lainnya, dan saat beranjak remaja bahkan Ben ikut bermain sepak bola, bermain skate board, berlarian, bermain basket, berkejar-kejaran, dan aktifitas remaja normal lainnya. Bagi orang yang belum mengenal Ben Underwood, saat Ben mengenakan kacamata hitam dan bersepeda atau berlari, pasti akan menyangka bahwa Ben adalah seorang remaja normal. Perbedaannya hanyalah pada mulutnya yang senantiasa mengeluarkan suara decakan.

Sayang sekali, penyakit kanker retina yang diderita Ben tidak dapat disembuhkan. Meski sempat membaik beberapa tahun, namun kemudian kanker tersebut kembali lagi bahkan dalam stadium yang lebih lanjut. Pada usianya yang baru 16 tahun pemuda "ajaib" yang luar biasa ini harus menghembuskan nafasnya yang terakhir pada tanggal 19 Januari 2009 lalu. Dunia kehilangan sosok luar biasa ini, berbagai penelitian dan usaha untuk menggali lebih jauh mengenai kemampuan EL Ben yang diatas rata-rata ini, terhenti setelah kepergiannya.

Aquanetta Gordon ibunda Ben Underwood membagikan kisahnya membesarkan Ben, yang kemudian diterbitkan sebagai buku dengan judul "Echoes of an Angel" (gema dari seorang malaikat). Di bukunya Aquanetta menceritakan bagaimana cara ia membesarkan Ben, dimulai saat hatinya sedemikian hancur saat Ben mengatakan "Mama .. aku tidak dapat melihatmu, aku tidak melihatmu lagi". Dan berlanjut saat Aquanetta memutuskan untuk membesarkan Ben seperti anak-anak normal, Aquanetta membesarkan Ben tanpa membedakan perlakuannya dengan cara membesarkan keempat saudaranya yang lain.

Dari situlah kemampuan Ben tanpa sengaja terasah dengan sendirinya. Saat Aquanetta melihat sesuatu yang bagus ia akan berkata "lihatlah Ben, kamu melihatnya juga bukan?" Ben biasanya kemudian menjawabnya "Ya Mama aku melihatnya, bagus". Saat mereka berkendara bersama di Sacramento, California, Ben berteriak pada ibundanya "Mama .. apakah engkau melihat bangunan-bangunan besar disana itu?" tanyanya sambil menunjuk ke sederet bangunan besar. Aquanetta pun menjawab "iya Ben aku melihat jelas bangunan-bangunan itu, engkau melihatnya juga ya?"

Demikianlah sebagian cuplikan dari kisah luar biasa tentang Ben Underwood dan juga ibunya yang sama-sama luar biasa yang dapat dilihat pada bukunya "Echoes of an Angel". Meskipun masih banyak lagi orang buta dengan kemampuan EL, namun kemampuan EL Ben Underwood adalah yang terbaik dari para EL lainnya. Sayang ia harus pergi begitu cepat. Selamat jalan Ben, ditempatmu yang sekarang tentu engkau memiliki kedua mata yang mampu melihat dengan lebih baik dari semasa engkau masih di dunia ...
 www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...